Sembuh dari Alergi, Mungkinkah?

Sembuh dari Alergi, Mungkinkah?

Sembuh dari Alergi, Mungkinkah?

Orang tua mana pun pasti ingin anaknya tumbuh sehat dan penuh percaya diri. Tentu ada kecemasan tersendiri saat mengetahui buah hati memiliki alergi terhadap hal tertentu. Ini karena alergi umumnya bersifat jangka panjang mungkin kambuh sewaktu-waktu jika terpapar alergen tertentu.

Bunda pasti juga sering mempertanyakan kemungkinan anak sembuh total dari alergi. Terlebih jika alergi anak termasuk serius, pasti kekhawatiran bunda semakin berat pula. Namun, apakah mungkin seseorang sembuh total dari alergi?

Penurunan Reaksi Alergi pada Anak Seiring Bertambahnya Usia

Menurut pemaparan Bishop JM et al. (1990), anak dengan alergi susu sapi memiliki kemungkinan “sembuh”. Istilah “sembuh dari alergi” patut diperhatikan karena sebenarnya alergi ditentukan dari bakat alergi anak. Jadi, sebagian reaksi alergi tidak pernah akan sembuh atau hilang secara total, tetapi punya kemungkinan besar menjadi lebih terkontrol.

Mengontrol Jenis-jenis Alergi pada Anak

Dalam dua dekade terakhir, para ahli nutrisi dan kesehatan sudah fokus terhadap penemuan diagnosa dan pencegahan alergi. Penemuan oleh Matthew Greenhawt, MD, MBA, MSC , asisten profesor pada divisi alergi dan imunologi klinis di University of Michigan Medical School, menyatakan anak-anak dengan alergi makanan dalam bentuk eczema punya kesempatan besar menjadi toleran terhadap jenis makanan pemicu alergi mereka.

Dari alergi makanan terhadap susu, telur, soya, dan gandum dinyatakan umumnya dapat terkontrol saat anak-anak beranjak dewasa pada angka sekitar 50-85 persen tingkat “kesembuhan”.

Alergi yang lebih serius, terutama terhadap kacang-kacangan yang biasanya berpotensi berbahaya, 9-20 persen dari kasus alergi ini cenderung bisa menurun. Kemungkinan ini akan meningkat jika pantangan kacang diteruskan dalam jangka panjang hingga masa tertentu.

Jenis alergi terhadap ikan dan kerang-kerangan lebih sulit untuk dikendalikan. Namun, alergi jenis ini juga biasanya hanya muncul pada usia setelah masa kanak-kanak.

Alergi yang tidak bersifat makanan umumnya lebih sulit dikendalikan, bahkan hampir tidak mungkin sama sekali. Namun, ada beberapa solusi seperti injeksi alergi untuk mengurangi risiko gejala alergi yang dihadapi.

Terapi alergi ini biasanya akan dianjurkan dilakukan dokter ahli setelah konsultasi. Di sisi lain, gejala alergi di kulit seperti eczema ringan yang kerap terjadi pada anak balita ada kemungkinan “sembuh” atau terkendali seiring pertambahan usia buah hati Bunda, yang paling penting adalah dengan menghindari pencetusnya.

Tren Penurunan Alergi

Dari banyaknya studi tentang penyembuhan alergi, ada tren penurunan alergi yang bisa dijadikan acuan untuk kesembuhan alergi anak, yaitu:

  • Anak-anak dengan alergi pada masa balita lebih mungkin sembuh dibandingkan mereka yang mendapati alergi di atas usia balita.

  • Anak yang alergi terhadap satu jenis makanan punya kemungkinan besar untuk sembuh total.

  • Anak-anak dengan gejala alergi ringan lebih cenderung sembuh dari alergi makanan tertentu.

Nah, jangan putus asa ya, Bun. Pastikan Bunda selalu mengutamakan kesehatan si buah hati. Penuhi nutrisinya dengan memberikan asupan terbaik.

Artikel Lainnya di Tahapan Anak 5 - 12 tahun

Asah Kreativitas Anak dengan Permainan ...

Melatih kreativitas anak tidak harus dengan menyediakan alat permainan modern dan mahal. Bunda bisa...

Hal yang Perlu Bunda Ketahui ...

Dunia anak-anak sulit dilepaskan dari permainan. Karena itu, jenis mainan untuk anak terus...

Manfaat Bermain di Luar untuk ...

Bermain di luar ruangan jadi sebuah kegiatan yang menyenangkan bagi anak-anak. Selain mengisi waktu...

Bun, Kebiasaan Ini Kembangkan Karakter ...

Karakter dominan buah hati akan semakin terlihat seiring bertambahnya usia anak. Seiring...

Pentingnya Kenali Perkembangan Mental Anak ...

Selain pertumbuhan fisik, karakter anak akan semakin berkembang seiring usianya dan perlu mendapat...

5 Tips untuk Anak dengan Alergi ...

Jangan mau kalah dengan alergi! Cari cara aman agar buah hati tetap aktif dalam kesehariannya.

Artikel Terpopuler

8 Nutrisi Penting untuk Daya ...

Baca Selengkapnya 

3 Jenis Gejala Alergi pada ...

Baca Selengkapnya 

Bun, Pastikan Periode Emas ...

Baca Selengkapnya 

Kenali Sebab dan Penanganan ...

Baca Selengkapnya 

Pahami Stunting pada Anak ...

Baca Selengkapnya